Kabar pensiunnya Kevin Sanjaya Sukamuljo dari dunia bulutangkis pada Mei 2024 lalu mengejutkan banyak pihak, khususnya para penggemar setia “The Minions.” Atlet yang dikenal dengan permainan cepat, cerdik, dan atraktif ini menyampaikan keputusannya melalui media sosial, sekaligus mengungkap alasan Kevin Sanjaya pensiun dan tak lupa menyertakan ucapan maaf ke fan. Ini menjadi akhir dari salah satu era paling cemerlang di sektor ganda putra Indonesia.
Faktor-faktor di Balik Keputusan Pensiun
Kevin Sanjaya mengemukakan beberapa alasan utama yang melatarbelakangi keputusannya untuk gantung raket:
- Cedera Bahu Kronis: Kevin mengungkapkan bahwa cedera bahu yang dideritanya sejak tahun 2017 tidak kunjung membaik. Meskipun dengan kondisi tidak 100 persen, ia bersama Marcus Fernaldi Gideon berhasil meraih berbagai gelar bergengsi. Namun, kondisi fisik yang tidak optimal ini menjadi pertimbangan besar.
- Cedera Marcus Gideon: Partnernya, Marcus Gideon, juga sempat mengalami cedera parah dan harus menjalani operasi. Kondisi kedua pemain yang tidak fit secara bersamaan membuat peluang mereka untuk memperebutkan tiket ke Olimpiade Paris 2024 menjadi sangat kecil, atau bahkan tidak mungkin.
- Kesulitan Mencari Partner Baru yang Cocok: Setelah Marcus cedera, Kevin sempat dipasangkan dengan Rahmat Hidayat. Namun, Kevin merasa bahwa kombinasi mereka kurang pas karena keduanya memiliki gaya bermain sebagai pemain depan.
- Kurangnya Kejelasan Target dari PBSI: Kevin juga menyinggung adanya diskusi dengan PBSI terkait langkah ke depan dalam kariernya. Namun, jawaban yang diberikan PBSI disebut tidak sesuai dengan harapan Kevin dan ia merasa tidak ada tujuan yang jelas untuk melanjutkan karier di Pelatnas. Kevin menegaskan, “Karena saya bermain badminton bukan untuk menjadi penggembira, melainkan saya ingin memiliki tujuan yang jelas.”
Ucapan Maaf dan Harapan untuk Bulutangkis Indonesia
Dalam pengumuman pensiunnya, Kevin Sanjaya tidak lupa menyampaikan ucapan maaf ke fan yang mungkin kecewa dengan keputusannya. Ia mengakui bahwa ini adalah salah satu keputusan terbesar dan tersulit dalam hidupnya.
“Saya juga mau meminta maaf bila banyak pendukung yang mungkin kecewa dengan keputusan ini. Ketahuilah bahwa keputusan ini bukanlah keputusan yang mudah, bisa dibilang ini adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup saya,” tulis Kevin di media sosialnya.